Market IHSG 19 Okt 2026: Turun 3,64%, Tutup di Bawah 5.000
Muhammad Brian Abdillah · October 19, 2026 · 4 menit baca · Diperbarui October 20, 2026
IHSG tutup di 4.996 pada 19 Okt 2026, pertama kali di bawah 5.000 di data Tumbas. Asing net sell Rp 2,28 triliun, terbesar di BBRI dan BBCA.

IHSG ditutup di 4.996,61 pada Senin 19 Oktober 2026, turun 188,50 poin atau 3,64%. Ini pertama kalinya indeks tutup di bawah 5.000 dalam data Tumbas, yang mulai dari Januari 2025. Asing net sell Rp 2,28 triliun, hari kedua beruntun di skala triliunan setelah Rp 3,40 triliun hari Jumat.
Penurunannya lebih kecil dari Jumat. Tapi dua hari ini sudah menghapus 14,79% dari IHSG.
Turun lagi, tapi tidak sepanik Jumat
Kalau Jumat bursa kena trading halt, hari ini tidak. Low intraday 4.907,37 (-5,36%) masih jauh dari batas 8% yang memicu halt. Dan indeks tidak pernah hijau: high harian 5.012,87 masih 3,32% di bawah penutupan Jumat.
Tapi ada satu hal yang beda dari Jumat. Jumat IHSG tutup persis di low. Hari ini indeks sempat memantul 1,82% dari titik terendah dan tutup di 85% rentang hariannya. Pantulannya kecil, tapi ada pembeli yang mau masuk di bawah 4.950.
Nilai transaksi Rp 25,1 triliun, sekitar 79% dari Jumat (Rp 32,0 triliun) dan 1,9 kali hari Kamis (Rp 13,5 triliun). Panik sudah turun satu tingkat, tetapi belum hilang.
Asing masih sell, jumlahnya mengecil
Tanggal | IHSG | Net asing |
|---|---|---|
15 Okt | 5.863,78 (-1,33%) | +Rp 520 M |
16 Okt | 5.185,11 (-11,57%) | -Rp 3,40 T |
19 Okt | 4.996,61 (-3,64%) | -Rp 2,28 T |
Asing buy Rp 7,24 triliun dan sell Rp 9,52 triliun. Domestik menampung selisihnya. Sejak 18 September, asing sudah net sell di 19 dari 22 sesi, total sekitar Rp 16,9 triliun. Tiga sesi net buy-nya (12, 13 dan 15 Okt) hampir tidak terasa di angka itu.
Net sell hari ini sepertiga lebih kecil dari Jumat.
Bank besar masih jadi sasaran
Data per saham ini dari leg asing di 12 broker yang kami pantau (AK, BK, ZP, KZ, RX, CS, YU, DP, CG, GW, MS, ML).
Saham | Net lot | Net nilai |
|---|---|---|
BBRI | -5.003.639 | -Rp 1,24 T |
BBCA | -1.422.585 | -Rp 686 M |
TLKM | -2.898.530 | -Rp 515 M |
BMRI | -597.752 | -Rp 199 M |
ERAA | -1.879.939 | -Rp 92,7 M |
PTBA | -179.149 | -Rp 50,8 M |
BBRI ditutup di 2.540 (-3,79%), setelah dibuka gap down ke 2.460. Net sell asing di BBRI sekitar 37% dari seluruh volume BBRI hari ini. Angka yang hampir sama terjadi di BBCA: 37% dari volume, dan sahamnya tutup di 4.820 (-6,86%), persis di low dan di harga pembukaan. Volume BBCA cuma 383 juta lembar, sepertiga dari Jumat. Kalau dijual sederas itu di volume sesempit itu, harganya tidak bisa ke mana-mana selain ke bawah.
BMRI lebih tahan: tutup 3.360 (-0,88%), setelah sempat menyentuh 3.200. Sejak penutupan 15 Okt, BBCA sudah turun 20,66%, BBRI 18,06% dan BMRI 15,58%.
Di sisi buy, daftarnya tipis. BBNI paling besar di Rp 75,3 miliar, dan ini hari kedua beruntun asing buy BBNI (Rp 44,9 miliar hari Jumat). Lalu MAPA Rp 53,4 miliar, EMAS Rp 47,5 miliar dan INDF Rp 40,9 miliar. Semuanya kecil dibanding sell di bank.
Sektor: keuangan paling tahan, barang baku paling parah
Sektor | Penutupan | Hari ini | Sejak 15 Okt |
|---|---|---|---|
Keuangan | 1.150,50 | -2,18% | -10,96% |
Teknologi | 5.036,77 | -2,46% | -11,12% |
Properti | 659,61 | -2,75% | |
Transportasi | 1.454,77 | -2,91% | |
Energi | 2.475,46 | -2,95% | -14,01% |
Industri | 1.255,66 | -2,97% | |
Kesehatan | 1.228,02 | -3,64% | -16,32% |
Konsumer Non-Siklikal | 579,90 | -3,88% | |
Konsumer Siklikal | 721,54 | -4,09% | |
Infrastruktur | 1.314,94 | -4,45% | -16,87% |
Barang Baku | 1.325,92 | -4,57% | -17,32% |
Aneh juga: keuangan jadi sektor paling tahan hari ini, padahal asing justru paling banyak sell di bank. Kemungkinan domestik masuk di saham-saham besar itu.
Apa kata BEI dan OJK?
Pernyataan resminya keluar Jumat 16 Oktober. Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik bilang BEI akan meminta klarifikasi ke MSCI soal dasar penilaiannya, dan menegaskan pengumuman MSCI belum keputusan final. Masukan publik dibuka sampai 30 April 2027. Dari pihak OJK, Ketua Dewan Komisioner Friderica Widyasari Dewi mengatakan reformasi akan terus dilanjutkan, dan pengawasannya menyebut penguatan penegakan hukum.
Dari yang aku baca, keduanya belum menyebut langkah baru dengan tenggat sendiri. Ekonom senior Indef sudah mengingatkan soal krisis kepercayaan setelah IHSG jatuh di bawah 5.000.
Yang perlu dipantau
Pertama, apakah net sell asing terus mengecil, atau malah balik membesar. Kedua, apakah 4.907 bertahan sebagai low. Ketiga, apakah volume BBCA kembali normal, karena BBCA di-sell dalam volume yang sempit dan itu bisa berbalik tajam. Ulasan Jumat lalu ada di sini.
Saham di artikel ini
Perubahan harga penutupan sejak artikel ini terbit.
Artikel ini adalah riset untuk edukasi, bukan rekomendasi beli atau jual. Keputusan dan risiko investasi tetap di tangan kamu.


