Harga rata-rata (average) adalah modal per lembar setelah beberapa kali beli di harga berbeda. Membeli lagi di harga lebih rendah disebut average down, di harga lebih tinggi average up. Rata-ratanya ditimbang dengan jumlah lot, bukan rata-rata biasa dari harganya.
Harga rata-rata = Total nilai beli / Total lembar
Contoh: beli 10 lot di 1.000 (Rp 1.000.000), lalu average down 20 lot di 850 (Rp 1.700.000). Total Rp 2.700.000 untuk 3.000 lembar, jadi harga rata-ratanya 900, bukan 925. Pembelian yang lotnya lebih besar menarik rata-rata lebih kuat.
Hasil ini belum termasuk fee broker. Untuk harga balik modal setelah fee, pakai kalkulator breakeven.